Kamis, 26 Desember 2013

Bantu Jokowi Cegah Banjir, Dahlan Iskan Ajak BUMN Bangun Waduk 'Raksasa' di Depok

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ingin berkontribusi mengatasi persoalan banjir di Jakarta. BUMN berencana membangun waduk 'raksasa' di kota Depok untuk menampung air dalam jumlah besar yang datang dari Bogor. 

Menteri BUMN Dahlan Iskan menjelaskan niat itu muncul dari hasil pertemuannya dengan BUMN karya atau kontruksi tadi siang.

"Di atas Depok ini, kajian mereka perlu waduk yang sangat besar di atas depok untuk mencegah air di atas membanjir ke Jakarta," tutur Dahlan di Kementerian BUMN Jakarta, Rabu (26/12/2012).

Namun, solusi kongkret dari semua BUMN karya mengatasi persoalan banjir di Jakarta akan keluar dalam waktu dua hari ke depan. Pertemuan dengan para BUMN karya untuk mengatasi persoalan banjir di Jakarta itu, digagas langsung oleh mantan bos PLN ini.

"Mereka masih diskusi, saya minta waktu 2 hari ini apa yang mungkin dilakukan, saya suruh pilih satu atau dua titik lah yang banjir itu, apa yang bisa diperbuat. Tapi memang hari ini belum ada kesimpulan karena betul-betul perlu ada kajian," pungkasnya.


Sumber : finance.detik.com

Modus baru pencurian kendaraan bermotor dengan mengguankan "cairan setan"

Modus baru pencurian kendaraan bermotor, mereka menggunakan zat kimia yang disebut 'cairan setan'. Cairan ini bersifat sangat korosif dan dapat membuat logam melunak dan rusak. Khususnya logam baja dan alumunium yang biasa digunakan sebagai penutup lubang kunci motor. Mereka sudah tidak lagi menggunakan kunci leter T.
Pelaku biasanya memasukan cairan setan dengan menggunakan jarum suntik. Kemudian mereka menggunakan kunci biasa dan bukan dengan menggunakan kunci leter T yang juga membutuhkan tenaga besar untuk merusak kunci motor.
Modus ini dianggap lebih mudah dan tidak menimbulkan kecurigaan, karena pelaku seperti berkendara biasa. Para maling ini lebih tidak kelihatan lagi dalam mengambil motor, seakan mengendarai kendaraan biasa tanpa ada yang curiga.
Untuk itu bagi para pemilik kendaraan bermotor diharap menggunakan kunci ganda dalam menghadapi para pelaku pencurian motor yang menggunakan modus baru ini. Salah satunya bisa menambahkan kunci tombol mematikan mesin yang disembunyikan atau pengaman lainnya.

Membuat Origami Naga Keren

Halo sobat Berbagi Ilmu Pengetahuan

Kali ini saya akan berbagi tentang cara membuat origami Naga
Bagi para pecinta origami Jepang, silahkan coba origami naga berikut :


Step 1















Step 2













Step 3

Djokir Tak Tahu Rencana Dahlan Iskan Bangun Waduk 'Raksasa' di Depok

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto atau Djokir tidak tahu adanya konsep pembangunan waduk raksasa di Kota Depok. Gagasan ini berasal dari Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Waduk tersebut diusulkan secara keroyokan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang kontruksi atau karya untuk menampung air dalam jumlah besar yang datang dari Bogor sehingga bisa mengurai banjir Jakarta.

"Saya tidak tahu, saya belum tahu sama sekali. Belum ada pembicaraan sama sekali," tutur Djokir usai rakor di Kantor Kemenkoperekonomian Jakarta, Kamis (27/12/2012).

Sehari sebelumnya menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan BUMN Karya memiliki solusi untuk mengatasi persoalan banjir di Jakarta.
BUMN berencana membangun waduk raksasa di kota Depok untuk menampung air dalam jumlah besar yang datang dari Bogor.

"Di atas Depok ini, kajian mereka perlu waduk yang sangat besar di atas Depok untuk mencegah air di atas membanjir ke Jakarta," tutur Dahlan.

Rencananya solusi kongkret dari semua BUMN karya mengatasi persoalan banjir di Jakarta akan keluar dalam waktu dua hari ke depan. Pertemuan dengan para BUMN karya untuk mengatasi persoalan banjir di Jakarta itu, digagas langsung oleh mantan bos PLN tersebut.

"Mereka masih diskusi, saya minta waktu 2 hari ini apa yang mungkin dilakukan, saya suruh pilih satu atau dua titik lah yang banjir itu, apa yang bisa diperbuat. Tapi memang hari ini belum ada kesimpulan karena betul-betul perlu ada kajian," pungkasnya.


Sumber : finance.detik.com

Selasa, 24 Desember 2013

Forum pegawai desak Dahlan Iskan ganti direksi Merpati

Forum Pegawai Merpati (FPM) meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk mengganti direksi Merpati Nusantara Airlines (MNA). Soalnya, direksi saat ini dinilai tidak becus memimpin maskapai penerbangan perintis tersebut.
"Tidak punya kendali terkesan menunggu perintah dari PPA," ujar Ketua FPM Sudiyarto di kantor MNA, Jakarta, Selasa (24/12).
Sekedar informasi, PPA atau PT Perusahaan Pengelola Aset adalah BUMN yang mengusulkan nama-nama direksi MNA sekarang tanpa fit and proper test.
"Ganti seluruh jajaran direksi Merpati saat ini, dengan nyata-nyata mampu mengurus Merpati, memahami masalah merpati mempunyai kekuatan negosiasi mempunyai kemampuan lobbi baik dengan jajaran pemerintah maupun legislatif memiliki banyak network yang terkait dengan investor," kata Sudiyarto.
Sudiyarto mengemukakan tiga puluh hari sejak pergantian direksi MNA, terjadi embargo bahan bakar berkepanjangan di berbagai wilayah, seperti, Jogjakarta, Bandung, Semarang, Palembang, Tanjung Karang, Cengkareng. Hal ini membuat merpati secara perlahan kehilangan potensi sebagai maskapai penerbangan.
Tidak hanya itu, Sudiyarto juga menilai direksi MNA saat ini kesulitan melaksanakan instruksi yang dibuat Kementerian Koordinator Perekonomian.
"Apakah harus menggandeng investor terlebih dahulu baru membuat business plan, atau membuat dan meminta persetujuan bussines plan terlebih dahulu setelah itu baru mencari investor," katanya.

Senin, 23 Desember 2013

Jenis busi dan Tips memilih busi motor

Memilih busi motor yang baik/bagus dan jenis atau tipe busi.
Api dan suhu busi harus bisa mencegah pembakaran dini dan suhu busi juga dituntut tinggi supaya mencegah timbulnya kerak. beberapa produsen busi memproduksi beberapa tipe busi.
Sebelum memutuskan untuk mengganti busi motor, kita harus kenali lebih dulu jenis busi berikut ini:

Busi Standar
 
Bahan ujung elektroda dari nikel dan diameter center electrode rata-rata 2,5 mm. Jarak tempuh busi standar sampai sekitar 20 ribu Km, ketika kondisi pembakaran normal dan tak dipengaruhi oleh faktor lain macam oli mesin dan konsumsi BBM yang berlebihan efek peningkatan spek karbu. Busi ini bawaan motor setiap diluncurkan dari pabrikan.
 

Busi Platinum







   
Ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electrode dari platinum, jadi pengaruh panas ke metal platinum lebih kecil. Diameter center electrode 0,6 mm – 0,8 mm, jarak tempuh busi sekitar 30 ribu km. Busi ini favorit bikers penyuka touring karena kemampuannya

Busi Iridium



Ciri khasnya ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electroda dari iridium alloy warna platinum buram. Diameter center electroda 0,6 mm – 0,8 mm mm. Jarak tempuh busi sekitar 50 ribu sampai 70 ribu km. berumur lama cocok buat mesin motor besar diatas 150cc. Bisa dikatakan semi kompetisi, biasa diaplikasi buat mesin non standar 

Busi Racing 



Busi yang tahan terhadap kompresi tinggi, serta temperatur mesin yang tinggi. Dipersiapkan untuk mampu mengimbangi pemakaian full throttle dan deceleration.
Busi racing tidak sama dengan
 busi Iridium. Diameter center electroda pun relatif kecil meruncing macam jarum. Jarak tempuh busi juga relatif pendek di 20 ribu – 30 ribu Km, untuk rpm tinggi diatas 6000 pada temperatur mesin yang tinggi.

Busi Resistor
Logo R dengan font miring banyak yang mengira artinya racing. sebenarnya R itu artinya resistor. Busi ini dipakai untuk melindungi perangkat elektronik digital, berupa speedometer, indikator pada kendaraan yang memakainya, terhadap pengaruh gelombang radio dan sejenis nya. Maka, busi ber-kode R pada busi mesti diingat, sebagai perlindungan perangkat elektronik digital motor.

Memilih busi dingin atau busi panas, Ada dua macam busi yaitu busi panas dan busi dingin.
·                     Daerah tempat tinggal, Khusus daerah bersuhu dingin, seperti daerah pegunungan dan dataran tinggi, paling pas memakai busi panas. Sebab, pemakaian busi dingin akan mempercepat penumpukan kerak. Sedang, daerah panas macam tepi laut atau metropolis, lebih baik memakai busi dingin. Untuk mencegah terjadinya pre ignition atau pembakaran dini.
·                     Perbandingan kompresi dan kapasitas mesin, Makin besar kapasitas mesin, makin tinggi panas yang dikandung. Di sini busi juga menentukan kualitas pembakaran, dengan batasan diatas 150 cc, sebaiknya menggunakan busi tipe dingin. Dan mengingat, motor harian dirancang pabrikan menganut perbandingan kompresi rendah, maka suhu relatif rendah ke panas. kapasitas mesin yang sebaiknya dijadikan acuan.
Memilih busi motor yang baik dan bagus yang sesuai dengan mesin motor berdasar pada:
·                     Perbandingan kompresi
·                     Campuran bahan bakar dan udara
·                     Oktan BBM
·                     Timing pengapian
·                     Suhu daerah sekitar
·                     Gaya pemakaian standar atau balap
Masalah pada busi

1. Kerak yang banyak di ujung busi, penyebabnya adalah:
- Part pengapian ada yang rusak, Seperti CDI, koil dan cop busi
- Terlalu lama mengendarai motor di RPM rendah
- Bahan bakar dan udara campurannya terlalu gemuk
- Kode busi terlalu dingin

2. Panas busi berlebihan
- Kode busi terlalu panas
- Setingan udara /bahan-bakar terlalu kering
- Penumpukan kerak di ruang bakar mulai banyak
- Terlalu sering full throtle

Jarak gap pada busi dan akibatnya
1. Gap busi terlalu rapat
Kelemahannya pengapian akan kecil tidak sesuai dengan pembakaran, Tapi keuntungannya, busi selalu  memercikan api di setiap peningkatan rpm mesin dengan kurva yang rapat.

2. Gap busi terlalu renggang
Kelemahannya pengapian pada rpm dan kecepatan tinggi akan kacau, tapi pengapian pada rpm rendah dan menengah pembakarannya lebih sempurna.
 

Kode pada busi

W24ES-U (Denso)
W   : Diameter ulir busi (W-14 mm)
24   : Tingkat panas busi, kalau nilainya semakin besar berarti bertipe lebih dingin
E    : Panjang ulir 19 mm
S    : Tipe penggunaan busi S-standar
U    : Konfigurasi gap busi

CPR 7HSP-9 (NGK)
C     : Diameter ulir busi (B : 14 mm, C : 1 0mm, D : 12mm)
P     : Type rancangan busi (hanya pabrikan yg tahu kode ini)
R     : Busi dengan resistor di dalamnya (untuk mesin dengan teknology digital menggunakan busi type ini untuk menghindari terjadinya frekuensi yg dapat mengganggu pembacaan sensor digital)
“7″  : Tingkat panas busi. Kalau tambah kecil angkanya 6, 5, 4 disebut busi panas dan sebaliknya tambah besar 8, 9 diklaim sebagai busi dingin
H    : Panjang ulir busi, ada tiga jenis kode huruf yang dipakai. Kalau H = 12,7 mm , E = 19 mm dan L = 11,2 mm
S     : Type elektroda tengah. Kode lain, ada IX artinya bahan iridium dan G menunjukkan tipe busi racing. Kalau P platinum dan S standar.
“9″  : Celah inti elektroda busi, angka 9 artinya celah busi 0,9mm dan kalau 10 celah busi 1 mm

Kode elektroda busi

C    : Copper Core Center Elektroda
D    : 2 ground Electroda
P    : Platinum Elektroda
R    : Burn off Resistor
S    : Silver electroda
T    : 3 Ground Elektroda
V    : Wide Gap 1,3 mm
W    : Wide Gap 0,9 mm
X    : Wide Gap 1,1 mm
Y    : Wide Gap 1,5 mm
Z    : Wide Gap 2,0 mm

Daftar harga busi aftermarket
Harga busi TDR 485 B Rp. 25 ribu
Harga busi Bosch X5DC Rp. 15 ribu
Harga busi FKY IR-C7 HM Rp. 28 ribu
Harga busi NGK D8EVX Rp. 25 ribu
Harga busi Liben C7 EX Rp. 25 ribu
Harga busi Autolite 4163 Rp. 15 ribu
Harga busi Denso Iridium 1 X 24 Rp. 95 ribu
Harga busi Nology AOS Rp. 185 ribu


Perbedaanya Busi Dingin Dengan Busi Panas

Perbedaan antara keduanya terletak pada panjang ujung insulator.
Busi dingin mempunyai ujung insulator yang lebih panjang. Pemakaiannya harus disesuaikan dengan kondisi dapur pacu dan tingkat kompresi. Untuk mesin standar dianjurkan untuk memakai busi panas, sedangkan busi
dingin umumnya digunakan pada dapur pacu berkompresi tinggi atau di udara dingin. Di pasaran, busi panas biasanya memakai kode P 1 - 8, busi dingin berkode P 9 - 14.

Sebenarnya pemakaian busi bergantung pada mutu bensin, udara, dan kebiasaan mengemudi. Jika kualitas bahan bakar jelek, udara banyak mengandung air dan mesin sering berada pada rpm tinggi saat kecepatan rendah, umur pakai busi akan pendek. 

Bagaimana efeknya jika busi dingin disandingkan BBM oktan rendah
(Premium) dan busi panas dengan BBM oktan tinggi (Pertamax Plus). Atau, busi panas dengan oktan
rendah dan busi dingin dengan oktan tinggi. Apakah semua itu bisa memberikan efek tertentu pada mesin? Sebetulnya pemilihan bahan bakar lebih disesuaikan dengan kapasitas kompresi mesin, bukan busi. Lalau kompresi tinggi tapi bahan bakar kurang mendukung, mesin pasti ngelitik. Sedang jika BBM oktan tinggi namun kompresi rendah, ya nggak terlalu bermanfaat. Paling hanya sisa pembakaran lebih bersih. Namun perlu di perhatikan juga, bawha Pertamax dan busi dingin mempunyai karakter yang bertolak belakang. Pertamax sifatnya tahan kompresi dan susah dibakar, sedangkan busi dingin susah membakar bensin di cuaca dingin. Sehingga banyak kejadian busi missfire (sering mati) bila mesin masih dingin (pagi hari).